Petinggi PDIP: Kinerja Ahok dan Djarot bagus, kinclong
Merdeka.com - Wacana menjodohkan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat kembali menguat usai sejumlah petinggi PDI Perjuangan menggelar pertemuan di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, koalisi kekeluargaan yang digawangi Partai Gerindra dan beberapa partai lain mulai memunculkan nama Sekda DKI Saefullah sebagai calon pendamping Sandiaga Uno sebagai antisipasi jika akhirnya PDIP tak bergabung dalam koalisi.
Di tengah konstelasi politik ibu kota yang semakin memanas, petinggi PDIP tak segan memuji kinerja pasangan Ahok-Djarot. "Kalau kinerja Ahok-Djarot bagus, kinclong, dan dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat dirasakan, signifikan," ujar Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).
Hendrawan memuji kinerja Ahok-Djarot soal percepatan sekaligus akuntabilitas anggaran di lingkungan Pemprov DKI. Ahok diakui memiliki kemampuan mengakselerasi anggaran.
"Evaluasi kami sampai hari ini, kinerjanya cukup baik. Kalau Ahok konsentrasi pada penyelesaian tugas-tugasnya. Speed up, akselerasi anggaran-anggaran di DKI ini luar biasa. Bisa muncul jadi pusat kebudayaan baru di Asia Tenggara," klaim Hendrawan.
Disinggung kemungkinan menjodohkan kembali Ahok dan Djarot untuk Pilgub DKI tahun depan, Hendrawan mengatakan partainya memfokuskan diri mengawal kinerja Ahok-Djarot hingga selesai masa jabatan pada Oktober 2017.
"Terakhir rapat yang disampaikan di DPP fokus pada kinerja Ahok dan Djarot. Karena ada kecenderungan ada upaya pecah-pecah Ahok-Djarot. Ketika masa jabatannya masih 1 tahun, Jadi ini kinerja pasangan yang dikawinkan PDIP bisa tidak maksimal kalau kita terlalu ribut dengan paslon yang akan maju pada Pilkada 2017," kata Hendrawan.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya