Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertemuan Caketum Golkar dan pengurus DPD ternyata di Hotel Mulia

Pertemuan Caketum Golkar dan pengurus DPD ternyata di Hotel Mulia Rapimnas Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Komite Etik Munaslub Golkar memergoki salah seorang caketum Golkar diam-diam temui pengurus DPD I Golkar Kalimantan Barat di sebuah hotel. Pertemuan ini diyakini terkait pemilihan ketua umum di munaslub dan bertentangan dengan aturan main panitia.

Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Fadel Muhammad mengakui telah mendapatkan laporan tersebut. Menurut dia, saat ini sedang ditangani oleh komite etik untuk mengetahui ada tidaknya pelanggaran dalam pertemuan itu.

"Iya saya sudah terima laporannya," kata Fadel saat dihubungi merdeka.com, Selasa (10/5).

Fadel enggan menjelaskan siapa caketum yang kepergok tersebut. Dia hanya mengatakan bahwa pertemuan itu dilakukan di Hotel Mulia lantai 2, yang kebetulan berdekatan dengan gedung DPR, Senayan, Jakarta.

"Laporannya di Hotel Mulia lantai dua," jelas dia.

Fadel ogah menerangkan lebih jauh soal melanggar atau tidaknya pertemuan itu. Timnya saat ini tengah menyelidiki hal tersebut.

"Kita sedang selidiki semua," tutur dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Lawrence Siburian mengaku, siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB pihaknya telah menangkap tangan seorang caketum Golkar dan pengurus DPD I Golkar Kalimantan Barat.

Pertemuan Caketum dan pengurus DPD I Golkar itu diduga kuat terkait pemilihan ketua umum di Munaslub Golkar 15 - 17 Mei mendatang. Pertemuan itu dilakukan di salah satu hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Anggota Komite etik menangkap tangan pertemuan salah satu caketum Golkar dengan seorang ketua DPD I Kalbar pada pukul 12.00 WIB siang tadi," ujar Lawrence saat dihubungi, Selasa (10/5).

Ketika ditanya lebih lanjut siapa caketum yang tertangkap tangan oleh pihaknya itu, Lawrence enggan mengungkapkannya. Namun, dirinya mengatakan bahwa sudah ada bukti foto yang dipegang oleh Komite Etik, terkait pertemuan tersebut.

"Kami tidak bisa bocorkan siapa caketumnya. Komite etik mendapatkan bukti foto dalam pertemuan tersebut," ujar Lawrence.

Dengan adanya penemuan ini, lanjut Lawrence, maka dalam waktu dekat Komite Etik akan segera memprosesnya, untuk melihat apakah ada pelanggaran yang bisa dibuktikan dan berpotensi dikenakan hukuman berat.

"Bisa diskualifikasi. Minggu ini kita akan lakukan persidangan," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP