Perseteruan Rizal Ramli dengan Wapres JK bahaya, bisa picu kegaduhan
Merdeka.com - Ketua DPP Partai Hanura, Dossy Iskandar Prasetyo mengatakan bahwa perseteruan antara Menko Kemaritiman dan SDM, Rizal Ramli dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bila terus berlanjut akan membahayakan. Sebab hal tersebut akan mengguncang perspektif publik untuk berpikiran negatif terhadap kabinet kerja Presiden Jokowi.
"Itu bahaya. Bahayanya, orang yang tidak suka akan justifikasi bahwa kabinet tidak solid, bisa memicu kegaduhan baru. Itu Bahayanya," kata Dossy saat dihubungi, Rabu (19/8).
Anggota Komisi III ini juga menegaskan, jika ada perbedaan pendapat diantara personel pemerintahan, sebaiknya diselesaikan secara tertutup. Menurut Dossy bisa berupa pelaporan kepada Presiden Jokowi atau melalui sidang kabinet kerja. Sebab dengan cara tersebut kesolidan bisa tetap terjaga.
"Kepakaran dan pengetahuannya harus digunakan sebesar-besarnya untuk kerukunan bersama. Kalau ada pengetahuan yang kemudian tidak sepakat, ada mekanisme penyampaian. Sampaikan koreksi kebijakan ke kabinet, bukan ke publik. Ini bisa kelihatan kabinet tidak solid," tuturnya.
Selain itu menurut Dossy, menyeret perseteruan kedua tokoh pemerintahan tersebut akan berdampak buruk. Risikonya bisa berupa turunnya kepercayaan masyarakat dan rendahnya investasi di bidang ekonomi.
"Investor mau masuk jadi ragu-ragu. Sebaiknya Dialog tertutup, jangan diumbar ke publik," tutupnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya