Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perjalanan karier Letjen Edy, mundur sebagai Pangkostrad maju di Sumut

Perjalanan karier Letjen Edy, mundur sebagai Pangkostrad maju di Sumut Edy Rahmayadi. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi bulat pensiun dini. Dia mantap maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara. Pengunduran dirinya juga sudah diterima oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Saat ini Edy menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Dia merupakan perwira tinggi jebolan Akmil 1985 berpengalaman dalam bidang infanteri.

Dia pernah juga duduk sebagai Panglima Divisi Infanteri I Kostrad dan Panglima Kodam I/Bukit Barisan. Kini, selain berstatus sebagai Cagub, Edy juga masih menjabat sebagai ketua umum PSSI.

Panglima TNI sudah menunjuk Pangkostrad pengganti Edy. Posisi itu akan diisi oleh Dankodiklat TNI AD, Letjen Agus Kriswanto. Keputusan Panglima TNI ini Nomor Kep/12/I/2018 tertanggal 4 Januari 2018.

Edy mengaku telah resmi mundur sebagai prajurit TNI sejak dua bulan lalu. Edy mengaku sudah mendapatkan dukungan dari PKS, Gerindra, Golkar, PAN dan NasDem.

"Ya Insya Allah, ini kan sudah jadi kader PKS ini. Sudah pakai ini," kata Edy sambil menunjukkan logo PKS di saku jaketnya di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (4/1).

Selain itu, Edy mengungkapkan bahwa nanti dirinya akan melakukan deklarasi bersama dengan lima partai pengusung. "Persiapan di Sumut tanggal 7 Januari kami deklarasi, diusung oleh Gerindra PKS, PAN, Golkar dan NasDem," ungkapnya.

Edy mengungkapkan alasan kenapa dirinya terjun ke dunia politik dibanding meneruskan kariernya di TNI. "Enggak ada masalah, kan enggak ada bedanya juga prajurit dan politik. Hanya kalau prajurit tidak boleh berpolitik praktis, gitu saja, orang sipil bebas berpolitik mau berpolitik mau praktis mau politik negara dia kan tidak ada masalah," ucapnya.

Selain itu, Edy menegaskan, jika dirinya terpilih menjadi gubernur Sumatera Utara akan tetap menjabat sebagai ketua umum PSSI.

"Oh enggak, PSSI itu kan amanat rakyat, saya akan lebih leluasa kalau setelah saya jadi sipil, karena kalau saya jadi tentara nanti takut melulu mereka, nanti main bolanya jadi jelek. Saya harapkan animo warga di sana kepada saya 100 persen," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP