Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perindo: Kalau mau pemerintahan kuat, Jokowi harus rebut PDIP

Perindo: Kalau mau pemerintahan kuat, Jokowi harus rebut PDIP Rakernas PDIP di Ancol. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua Bidang Politik dan Komunikasi DPP Partai Persatuan Indonesia Arya Mahendra Sinulingga menilai, Joko Widodo harus mengambil puncak kepemimpinan PDI Perjuangan. Sebab ini akan berdampak kepada kepemimpinannya sebagai presiden.

"Kalau mau pemerintahannya kuat, Jokowi harus rebut PDIP, istilahnya ambil (kendali) partai lah, kemudian ambil kekuatan parlemen," katanya dalam diskusi berkala Litbang DPP Partai Perindo di Jakarta, Jumat (27/2).

Seperti dilansir dari Antara, Arya menambahkan, Jokowi hanya akan menjadi 'petugas partai' jika tidak merebut PDI Perjuangan. Dan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dapat diganggu oleh sejumlah peristiwa politik berbeda setiap bulannya.

Selain, Dia mengungkapkan, Jokowi juga harus membentuk tim pemerintahan yang sangat kuat di berbagai sektor. Ini bisa dilakukan dengan memasukkan para teknokrat yang bebas kepentingan politik, dan mampu melakukan lobi-lobi dengan partai politik dan parlemen dengan baik.

"Contohnya era Megawati, dulu dia membentuk tim ekonomi sangat kuat, kalau sekarang tim ekonominya Jokowi lemah betul, wantimpres-nya juga. Harusnya kemarin itu (politisi PDIP) Maruarar Sirait dimasukkan dalam kabinet karena dia cukup kuat dalam melakukan lobi parlemen, tapi sayangnya tidak masuk," terangnya.

Opsi lain yang bisa ditempuh Jokowi apabila tidak mampu merebut PDI Perjuangan, adalah bergabung dengan koalisi lain. Dengan demikian Jokowi akan terbebas dari utang budi dengan partai pendukungnya. "Pindah koalisi merupakan langkah politik paling berat, tetapi kalau tidak begitu dia tidak akan punya kekuatan," tutup Arya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP