Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peran Pemuda Diyakini Mampu Merekatkan 2 Kubu di Pilpres 2019

Peran Pemuda Diyakini Mampu Merekatkan 2 Kubu di Pilpres 2019 Noer Fajrieansyah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) pada Kongres XV di Aceh, Noer Fajrieansyah mengajak pemuda untuk satu napas dalam Pilpres 2019. Fajrieansyah yakin dengan satu napas ini para pemuda bisa menjadi kekuatan pemersatu dan mengikat komitmen kebangsaan dalam menghadapi situasi sosial-politik yang semakin panas.

"Pemuda Indonesia saat ini meski dalam Pilpres, semua ada kelompok A dan kelompok B. Hari ini kami mencoba menyatukan semua kelompok," ujar Fajrieansyah, Sabtu (8/12).

Fajrieansyah mengatakan Kongres KNPI tidak serta merta kumpul membahas KNPI tapi juga membahas permasalahan bangsa. Namun, lanjut dia, mendorong para generasi milenial untuk berkolaborasi dan berkreasi dalam membangun dunia kepemudaan Tanah Air.

Sementara itu, kata Fajrieansyah, para pemuda bangsa harus terus berinovasi agar tidak ketinggalan zaman saat memasuki era revolusi industri 4.0. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini pun menegaskan bahwa pemuda saat ini masih ada dan peduli dalam membangun bangsa dan negara.

"KNPI bisa mengikuti era yang saat ini digital, era industri 4.0 dan pergerakan milenial yang sangat kuat,"

Ketua Umum DPP KNPI M Rifai Darus yang hadir di acara tersebut menilai, gagasan yang diaspirasikan Fajrieansyah merupakan sesuatu yang unik. Menurutnya, KNPI saat ini tidak bisa dipisahkan dari era milenial.

"Bung Fajrieansyah paham betul tentang dunia kepemudaan milineal yang mengambil titik start-nya dari dunia kemilinealan," ucap Darus.

Ia berharap, Fajrieansyah mampu membuat pemuda Indonesia, khususnya KNPI menjadi dunia yang disenangi dan enjoy untuk bisa berelaborasi gagasan membangun Indonesia di masa depan.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PB HMI Saddam Al Jihad mengatakan penyatuan napas ini penting diwujudkan dengan luwes dan lebih milenials. Ini agar KNPI di masa depan menjadi milik pemuda KNPI yang milenilals bukan lagi KNPI yang terlalu politis.

"Keluwesan pemuda ini yang diharapkan KNPI menjadi wadah dalam masa bonus demografi tahun 2020 - 2030," ujarnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP