Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebutan nama caketum Golkar di pandangan DPD menuai pro kontra

Penyebutan nama caketum Golkar di pandangan DPD menuai pro kontra Pengambilan nomor urut caketum Golkar. ©2016 Merdeka.com/Faiq Hidayat

Merdeka.com - Gelaran Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar kembali diwarnai hujan interupsi. Kali ini persoalannya menyangkut boleh tidaknya menyebut nama bakal caketum di pandangan umum DPD-DPD.

Ketua Steering Committee Nurdin Halid menegaskan, DPD boleh saja menyebut nama jagoannya ketika menyampaikan pandangan umum. Namun dia mengimbau agar hal itu tidak dilakukan karena bisa diinterpretasikan dengan kampanye.

"Saya hanya bisa mengimbau, menyebut atau tidak caketum dalam pandangan umum," kata Nurdin di arena Munaslub, Bali, Senin (16/5).

Tidak tegasnya Nurdin menuai pro kontra. DPD Jawa Barat paling ngotot melarang penyebutan nama di pandangan umum pemilik suara. "Pimpinan harus tegas, boleh boleh, tidak ya tidak," kata perwakilan Jawa Barat.

Hujan interupsi terus terjadi. Ada yang setuju dengan Nurdin, ada juga yang menolak. Dikhawatirkan, penyebutan nama bakal caketum dalam pandangan umum bisa mengintervensi pemilih atau menjelek-jelekan lawa politik.

"Ini hanya pandangan umum, tidak ada kaitannya dengan pemilihan," tegas Nurdin.

Akhirnya keputusan tetap bahwa DPD boleh saja menyebut nama bakal Caketum dalam pandangan umum. Namun pimpinan mengimbau hal itu tidak dilakukan.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP