Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamat: Rhoma belum punya syarat minimal jadi pemimpin

Pengamat: Rhoma belum punya syarat minimal jadi pemimpin Rhoma Irama. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi mengatakan, pernyataan salah satu bakal calon presiden Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama soal pembubaran Mahkamah Konstitusi (MK) menunjukkan tidak memiliki pengetahuan yang luas mengenai sistem lembaga negara.

"Tidak memiliki satu wawasan minimal, standar, terkait bagaimana desain institusi kenegaraan kita," kata Burhanudin Muhtadi, di Kebayoran Baru, Jaksel, Minggu (8/12)

Menurutnya, kredibilitas suatu lembaga tidak hanya dilihat dari satu kasus yang saat ini menjerat internal institusi tersebut.

"Hanya karena kasus Akil, muncul pembubaran MK itu," ujarnya pengajar Uin Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dia menambahkan, pernyataan yang dikeluarkannya tersebut akan berdampak terhadap peniliaian konstituen kepada partai pengusungnya. Dan hal ini juga menunjukan kalau raja dangdut tersebut belum memiliki kedewasaan tentang kepemimpinan.

"Jadi kalaupun ada persoalan seirus terkait MK pasca kasus Akil, iya. Tapi solusi yang ditawarkan adalah pembubaran MK itu menunjukkan Rhoma belum memiliki persyaratan minimal sebagai seorang pemimpin," pungkasnya. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP