Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamat: Kisruh PPP karena SDA ingin seperti Mega dan SBY

Pengamat: Kisruh PPP karena SDA ingin seperti Mega dan SBY Mukernas PPP di Puncak. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) sebagai pemicu konflik yang terjadi di internal partainya. Hal ini dinilai karena SDA sebagai pucuk pimpinan ingin meniru gaya kepemimpinan Megawati Soekarnoputri dan SBY di PDIP dan Demokrat.

Pengamat Politik dari Indobarometer Muhammad Qodari menilai, kesalahan terbesar SDA dalam konflik PPP adalah memosisikan diri seperti tokoh partai lain seperti halnya Mega, SBY dan Prabowo Subianto di Gerindra. SDA, lanjut dia, tidak bisa mendominasi di PPP seperti halnya Mega, Prabowo dan SBY .

Karena gaya tersebut, lanjut dia, internal pun bergejolak berujung dukungan koalisi kepada Prabowo dibatalkan. Hal ini menurut dia yang membuat PPP melangkah mundur dibanding parpol lain.

"Kembali kepada posisi semula, bahwa PPP belum punya dukungan, yang terjadi sekarang ini adalah langkah mundur. Semua yang dipecat dikembalikan ke posisi semula," ujar Qodari di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (23/4)..

Dia memprediksi langkah PPP akan berubah soal peta koalisi di pilpres nanti. Selain kepada Gerindra, dia meyakini PPP bisa juga merapat ke Demokrat untuk mendukung capres partai pimpinan SBY itu.

"Kemungkinan pertama itu ke Prabowo, yang kedua Demokrat," ujarnya.

(mdk/tts)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP