Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemuda Muhammadiyah khawatir pertarungan Pilpres 2019 picu sentimen agama

Pemuda Muhammadiyah khawatir pertarungan Pilpres 2019 picu sentimen agama Jokowi dan Prabowo naik kuda. ©REUTERS/ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Merdeka.com - Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzhar Simanjuntak mengaku khawatir dengan hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) untuk calon presiden dan wakil presiden. Sebab hal tersebut dapat menimbulkan sentimen agama.

"Itu yang saya khawatirkan saat ini (sentimen agama). Dan itu terjadi di semua kubu," kata Dahnil di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Selasa (31/7).

Hasil Ijtima itu merekomendasikan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufrie dan pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Dahnil menilai baik kubu Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto sama-sama mengupayakan agama sebagai komoditas politik. Karena hal itu, Dahnil mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah dimanfaatkan dalam isu agama.

Dalam momentum politik menjelang Pilpres seperti saat ini, dia menyebut dagangan komoditas agama lebih mudah tersebar di masyarakat.

"Di sisi lain muncul stigma-stigma anti toleransi dan macam-macam. Gagasan, ide, integritas itu nggak muncul sama sekali," ucapnya.

Karena hal itu, Dahnil mengimbau kepada masyarakat mulai melakukan penyeleksian terhadap gagasan dari sosok yang dicalonkan.

"Jadi belakangan yang muncul diskursus identitas nasionalis islamis. Bahkan semua partai juga berorientasi pada isu itu, kita dipolarisasi oleh dua itu, sedikit capres atau kelompok masyarakat mendorong gagasan besar," jelas Dahnil.

Sebelumnya, Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional telah merekomendasikan beberapa nama untuk diusung sebagai pasangan calon atau paslon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019 mendatang. Rekomendasi tersebut mengusung sebagai paslon nasionalis religius.

Sosok yang direkomendasikan yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Asegaf Al Jufri. Ataupun Prabowo dengan Ustaz Abdul Somad Batubara.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP