PDIP terus serang Samad, sebut tidak jujur dan bohong
Merdeka.com - Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengatakan, banyak dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan Ketua KPK Abraham Samad. Salah satunya adalah melakukan pertemuan dengan sejumlah elite PDIP terkait pencalonannya sebagai wapres pada Pemilu 2014 lalu.
Sebagai pimpinan KPK, Samad seharusnya melakukan klarifikasi terkait isu tersebut. "Kami miris urusan Abraham Samad kemudian jadi urusan institusional KPK, apalagi beberapa bantahan AS soal Hasto malah disampaikan oleh Johan Budi," kata Masinton di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).
Dia menyayangkan sikap Abraham Samad yang terkesan tidak jujur dalam mengomentari masalah foto-foto yang dibeberkan oleh Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu. Seharusnya sebagai pimpinan KPK tak boleh berbohong.
"KPK sebagai lembaga terhormat, melakukan pemberantasan korupsi dipimpin oleh orang-orang yang tidak jujur. Harusnya pimpinan KPK tidak boleh bohong dan AS telah berbohong. Saya tidak tahu apakan AS bohongi pimpinan lain," imbuhnya.
Menurut Masinton, kebohongan Abraham Samad mulai tercium ketika pertama kali memberikan bantahan terkait bukti-bukti yang dibeberkan Hasto. Kemudian, Samad membenarkan jika ada pertemuan namun tidak ada hubungannya dengan politik.
"Awalnya saat Hasto membeberkan ke publik dia membantah bilang Fitnah. Lalu tidak lama diakui tapi dengan berbagai retorika. Dengan pengakuan dia itu, maka AS telah berbohong," tandasnya.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya