PDIP terjunkan para kader di Pilgub DKI redam isu SARA di masyarakat
Merdeka.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono, memerintahkan para kader untuk meredam isu Suku Agama Ras, dan Antar-golongan (SARA)di tengah masyarakat. Apalagi belakangan masalah melanda Basuki T Purnama alias Ahok, dituduh melakukan penistaan agama.
"Tugas partai adalah menyampaikan kepada masyarakat, kita suruh pengurus ke masyarakat. Pengurus kita sampai tingkat RW, kita manfaatkan untuk menjelaskan kalau hal-hal yang bersifat sensitif tidak boleh diperbincangkan di tengah masyarakat. Itu saja," kata saat dihubungi, Kamis (13/10).
PDIP enggan mengomentari terkait isu sensitif soal tuduhan kepada Ahok. Namun, dia mengungkapkan, isu sensitif SARA seharusnya bisa diredam. Karena persaingan sehat adalah persaingan yang tidak menggunakan isu seperti ini.
"Ya kita harus jelaskan, dan kita minta peran serta kerja dari kader kita," tutup Gembong.
Sebelumnya, Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama memohon maaf kepada seluruh umat Islam dan semua pihak yang merasa tersinggung atas ucapannya. Namun, dia menegaskan tidak pernah terbesit sedikitpun untuk melakukan pelecehan terhadap salah satu ayat suci dalam Alquran.
Seperti diketahui, polemik menyebarnya video pernyataan Basuki atau akrab disapa Ahok ini terkait Surat Al-Maidah ayat 51 ternyata membuat iklim Pilkada DKI 2017 tidak sejuk. Bahkan permasalahan ini telah sampai kepada tataran hukum. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya