PDIP tegaskan tak berniat jadikan Puan Maharani sebagai ketua DPR
Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bantah kabar rencana menjadikan Puan Maharani sebagai ketua DPR menggantikan Setya Novanto. Kabar ini berkaitan dengan Puan yang dinyatakan belum mundur dari anggota DPR dan upaya PDIP menggoyang pimpinan DPR dengan mempermasalahkan pertemuan Setya dan Fadli Zon dengan bakal Capres Amerika Donald Trump.
"Itu sih imajinasi teman-teman (wartawan) saja. Saat ini kan sudah ada, kita ikuti yang itu sajalah," kata Ketua DPP PDIP bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Andreas Hugo Pareira di Kantor DPP PDIP, Jl. Diponegoro, Jakarta, Rabu (9/9).
Menurut Andreas, dibanding posisi Puan Maharani jadi ketua DPR, posisi dalam kabinet saat ini lebih enak. Karena itu dia menilai tak mungkin PDIP berencana jadikan Puan sebagai ketua DPR.
"Kalau saya sih ya lebih milih menjadi menko lah," terang dia.
Seperti diketahui, PDIP paling kencang mendesak dilakukannya revisi UU MD3. Pasal yang menjadi sorotan, mengembalikan mekanisme pembagian pimpinan DPR jadi sistem proporsional. Di mana jabatan ketua DPR milik pemenang pemilu.
PDIP dan partai pendukung pemerintah bahkan mempersoalkan pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dengan Donald Trump. Mereka melaporkan Setya Cs ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Jika terbukti melanggar kode etik, bukan tidak mungkin Setya dan Fadli lengser.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya