PDIP soal iklan Jokowi: Kami bisa bedakan mana ranah negara dan politik praktis
Merdeka.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, mengatakan, pihaknya memiliki etika untuk tidak menggunakan fasilitas negara. Hal ini menyikapi tudingan Jokowi telah memasang iklan di bioskop untuk berkampanye.
"Kami punya etika untuk bisa membedakan mana ranah negara, mana ranah politik praktis," ucap Hasto di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf, Jakarta, Minggu (16/9).
Hasto menegaskaan sudah kewajiban menyampaikan apa yang menjadi kesuksesan Pemerintahan Indonesia kepada seluruh masyarakat.
"Tetapi sudah menjadi tanggungjawab kita bersama, apalagi Pak Jokowi Presiden kita semua, seluruh bangsa Indonesia, untuk menyampaikan hal yang positif di mata rakyat. Lebih baik menyampaikan hal yang positif daripada negatif," jelas Hasto.
Lebih lanjut, Hasto mengklaim bakal calon Wakil Presiden Jokowi, Ma'ruf Amin telah melarang Tim Kampanye untuk tak menghina lawan politik di Pilpres 2019.
"Oleh kiai Ma'ruf kita dipesankan bahkan dilarang membicarakan kejelekkan pasangan yang lain. Kami lebih baik membicarakan hal yang positif. Karena itu lah peradaban Indonesia yang kita bangun," tandasnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber : Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya