PDIP Soal Elektabilitas Ganjar Tinggi di Survei: Itu Ketika Belum Ada Pertempuran
Merdeka.com - Elektabilitas Ganjar Pranowo mengalahkan Puan Maharani di sejumlah lembaga survei. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP, Bambang Wuryanto menegaskan bahwa elektabilitas tersebut masih bisa berubah.
Internal PDIP sendiri kini tengah panas karena Ganjar dianggap berambisi menjadi Capres 2024. Akhirnya, Ganjar tidak diundang dalam acara konsolidasi PDIP Jawa Tengah.
"Gini lah, wong ayu, elektabilitas seseorang itu adalah potret keadaan pada waktu itu yang bisa bergerak berubah," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/5).
Menurutnya, elektabilitas Ganjar yang tinggi lantaran ia hanya sebatas dikenal oleh publik. Menurutnya, pertempuran Pilpres 2024 sesungguhnya belum dimulai.
"Seseorang punya elektabilitas itu tentu karena adanya effort. Effort nya apa, hari ini ya asal kau kenal maka kau pilih aku. Kau kenal aku, kau suka sama aku, pasti kau pilih aku. Itu ketika belum ada pertempuran," ucapnya.
Menurutnya, elektabilitas yang dicapai oleh Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ganjar adalah elektabilitas hasil pemberitaan. Kata dia, hal itu hanya sebuah news dimension.
"Itu adalah buah news yang diputar-putar menjadi dimension, news-dimension, diputer-puter dimension, and then reach terjadi kalian baca jangakauan. Makin luas jangkauan makin oke," ujar anggota DPR ini.
Bambang menyebut, elektabilitas Ganjar saat ini hanya menang di udara saja. Atau sekadar popularitas.
"Itulah ketika jangkauan sudah tinggi maka dia dikenal oleh orang banyak, itulah popularity. Kalau kau suka keluar lah itu yang namanya elektability, okeh. Itu hanyalah hasil wacana udara," pungkasnya.
Diketahui, Ganjar memiliki tingkat elektabilitas tinggi menurut hasil survei beberapa lembaga. Sebut saja dalam Indikator Politik Indonesia, Ganjar memiliki elektabilitas 13,7 persen pada Maret 2021. Survei SMRC, Ganjar memiliki elektabilitas 13,2 persen pada Februari-Maret 2021. Survei LSI pada Januari 2021, Ganjar Pranowo mengantongi 10,6 persen. Survei Charta Politika Indonesia pada April 2021, Ganjar mendapat 16 persen.
Sementara Puan jauh di bawah Ganjar dari sisi elektabilitas. Indikator Politik Indonesia mencatat elektabilitas ketua DPR itu hanya 1,1 persen pada Maret 2021. SMRC mencatat elektabilitas Puan 5,7 persen pada Februari-Maret 2021. Di Survei LSI pada Januari 2021, elektabilitas Puan Maharani hanya 0,1 persen. Dan di Survei Charta Politika Indonesia pada April 2021, elektabilitas Puan Maharani hanya 1,2 persen.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya