Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDIP: Rieke Dicopot dari Pimpinan Baleg DPR Bukan Karena Ada Salah

PDIP: Rieke Dicopot dari Pimpinan Baleg DPR Bukan Karena Ada Salah Rieke Diah Pitaloka Dicopot dari Pimpinan Baleg. Instagram/@riekediahp ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Bambang Wuryanto membantah pihaknya mengganti Rieke Diah Pitaloka sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi dengan M Nurdin gara-gara polemik RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

"Jadi kita memasang the right man in the right place atas dasar penugasan politik sebagai partai pendukung pemerintah. Kita ingin fokus lagi dalam demokrasi," katanya di DPR, Kamis (9/7).

Dia mengatakan, rotasi Rieke sebagai pimpinan Baleg bukan karena ada kesalahan. Dia membantah PDIP melakukan pencopotan.

"Jadi jangan pernah ada pikiran mbak rieke salah, dicopot, itu salah. Clear," ucapnya.

Saat ini, Rieke ditugaskan untuk kembali fokus di Komisi VI DPR. Menurut Bambang perlu fokus di Komisi VI khususnya untuk mengurus masalah BUMN.

"Mbak rieke dirotasi kemana, mbak Rieke sementara di komisi 6, full. Pak kok komisi 6 butuh fokus? Butuh fokus, kenapa karena menteri BUMN melaksanakan pembaruan dengan melaksanakan mengklaster BUMN," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Utut Adianto mengatakan, pergantian ini bukan untuk penyegaran semata. Tetapi, untuk memperkuat pengawalan RUU Omnibus Law dan RUU Haluan Ideologi Pancasila.

"Kita tahu bahwa dalam waktu dekat Baleg akan penuh dengan tugas-tugas berat kalau kita lihat Omnibus Law sudah mendekati titik-titik yang krusial," ujar Utut di DPR, Kamis (9/7).

"Selain Omnibus juga ada RUU HIP pak Komjen Nurdin dengan latar belakang polisi yang tentu sangat paham beliau pernah jadi kapolda dua kali tugas utamanya mengawal itu," jelasnya.

Utut mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke Sekretariat Jenderal DPR dan Baleg untuk proses pergantian ini. Pencopotan Rieke bukan karena dianggap tidak mampu untuk mengawal RUU Omnibus Law dan RUU HIP. Keputusan pencopotan itu langsung datang dari DPP untuk memperkuat pasukan di DPR.

"Ini kita dapat dari DPP partai kita juga harus menempatkan prajurit-prajurit yang memang sesuai kompetensinya," kata Utut.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP