PDIP: Prabowo Sosok Pejuang, Membela Negara dengan Taruhan Nyawa
Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, kerjasama politik yang dibangun PDIP mengedepankan perspektif ideologi. PDIP akan berkerja sama dengan partai yang memiliki kesamaan ideologi.
"Kerjasama partai politik oleh PDI Perjuangan itu dilakukan yang pertama oleh perspektif ideologi, harus ada kesamaan ideologi, dalam hal ini adalah Pancasila dengan spirit kelahirannya pada 1 juni 1945, jadi tidak ada Pancasila lain selain itu," katanya saat konferensi pers daring, Kamis (21/7).
Perspektif kedua yang dilihat PDIP adalah historis. PDIP membuka ruang kerjasama dengan partai politik yang memiliki rekam jejak sejarah membangun NKRI.
"Kemudian juga betul-betul berjuang bagi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.
Lantas, Hasto menyinggung peluang kerjasama dengan Partai Gerindra. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dinilai sebagai sosok pejuang.
"Misalnya Gerindra itu kita lihat bagaimana partai Pak Prabowo itu juga sosok pejuang yang telah membela bangsa dan negara dengan taruhan nyawa, itu yang dilihat oleh PDI Perjuangan," kata Hasto.
Hasto juga bicara kerjasama dengan PAN, PKB, PPP hingga Golkar. Dengan PAN punya kedekatan dari aspek historis dari Muhammadiyah. Sementara dengan PKB dan PPP punya kedekatan PDIP dan NU.
"Kemudian 1927 berdiri PNI menjadi cikal bakal PDI Perjuangan kemudian pada masa orde baru ada juga Golkar yang diinisiasi sebagai fungsional grup oleh Bung Karno," jelas Hasto.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya