PDIP desak reshuffle jilid II, politikus KMP ikut mendukung
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengganti 5 menteri dan sekretaris kabinet pada reshuffle yang dilakukan pada 12 Agustus lalu. PDIP sebagai partai pendukung utama Jokowi masih menyuarakan ketidakpuasan. Mereka mendesak Jokowi untuk melakukan perombakan kabinet lagi. Lucunya, desakan itu mendapat dukungan dari politikus Koalisi Merah Putih (KMP).
Politikus PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, reshuffle Kabinet Kerja akan kembali dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan Oktober mendatang. Sebab, menurutnya, prakondisi menjelang reshuffle jilid II sedang direncanakan untuk menteri yang bakal dicopot.
"Jilid kedua Oktober lah atau akhir tahun, apa itu kementeriannya ya nantilah. Ada sejumlah prakondisi reshuffle dilakukan, kinerja tidak moncer, koordinasi tidak solid," kata Hendrawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8).
Anggota Komisi DPR XI ini juga mengatakan, publik sudah mengetahui mengenai menteri yang tidak bekerja secara maksimal. Selain itu, para menteri dalam Kabinet Kerja juga sudah tidak solid. "Kinerja tidak maksimal, ekspektasi tidak solid ternyata masih, ekspektasi publik, siapa-siapa menteri yang kurang pas. Waktu diumumkan kita tahu yang kurang, itu menjadi pengetahuan publik," kata dia.
Sementara anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Budiman Sudjatmiko menyatakan ada kemungkinan reshuffle kabinet kerja jilid II. Sebab setelah Menko diganti, sepertinya diperlukan pergantian menteri juga untuk mendukung kinerja. "Meski begitu logikanya, konsekuensi logis, bukan cuma ganti sopir koordinator tapi juga navigator. Ibarat yang lain navigator Menko itu sopirnya," kata Budiman di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8).
Namun jikapun ada reshuffle, Budiman berharap ditunggu dulu proses perkembangan hasil reshuffle jilid I. "Ada beberapa catatan, tapi menurut saya indikatornya gini, kalau ada reshuffle beri kesempatan setahun dulu yah," tuturnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya