Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDIP akan Bagikan Buku Mustika Rasa dan Minum Jamu Bersama saat Rakernas

PDIP akan Bagikan Buku Mustika Rasa dan Minum Jamu Bersama saat Rakernas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. ©2019 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - PDI Perjuangan (PDIP) akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I pada Jumat (10/1). Di rakernas, PDIP bakal membagikan Buku Mustika Rasa gagasan Proklamator RI Bung Karno sekaligus minum jamu bersama saat penyelenggaraan acara.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pembagian buku dan minum jamu bersama bertujuan untuk mendorong rempah-rempah nusantara yang sangat potensial dalam memajukan kesejahteraan masyarakat secara umum.

"Kami akan membagikan Buku Mustika Rasa. Bayangkan pada tahun 60-an, selama tujuh tahun, Bung Karno pernah memerintahkan agar seluruh resep masakan Indonesia dijadikan buku resep petunjuk-petunjuk tentang kuliner nusantara. Jadi lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor," kata Hasto saat jumpa pers persiapan Rakernas I dan HUT Ke-47 PDIP di markas PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Hasto menuturkan, Buku Mustika Rasa itu merupakan buku kumpulan resep masakan dari seluruh Nusantara. Bukunya tersebut sangat tebal karena jumlah resepnya ribuan. Menurut dia, berdasarkan catatan PDIP yang mengambil data dari ahli kuliner dan rempah-rempah, setidaknya Indonesia saat ini punya 3.500 jenis masakan.

Oleh karena itu, Hasto menilai, hal itu menunjukkan bahwa kebudayaan dan rempah-rempah Indonesia sangat kuat. Sehingga disayangkan bila tidak dikelola dengan baik.

"Saat melihat buku ini, kami sempat berpikir kalau nanti pensiun jadi Sekjen, nanti akan membuka restoran dari buku resep Mustika Rasa ini," kata Hasto.

Kemudian, kata Hasto, minum jamu berjemaah akan diberikan kepada 4.731 peserta Rakernas I PDIP. Alumni asal UGM itu meyakini khasiat setelah. minum jamu akan membuat peserta lebih aktif dan fokus menjalani Rakernas I PDIP.

"Jadi kalau Pak Jokowi minum temu lawak, kemudian beras kencur, itu jadi presiden. Kalau kami minum jamu setiap hari, kita bisa menjadi presiden di kelas kita masing-masing," kata Hasto.

Pada momen Rakernas I PDIP, juga akan makan bersama yang diadakan oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Semuanya akan mencicipi masakan Baguna saat memberikan bantuan kepada para korban terdampak banjir.

"Kami makan siang bersama melalui masakan dari Baguna. Jadi yang merasakan makanan dari Baguna tidak hanya korban banjir tetapi kami pun akan menikmati makanan tersebut. Setelah itu baru minum jamu," jelas Hasto.

Dalam konferensi pers itu, hadir dua Wasekjen PDIP Utut Adianto dan Sadarestuwati. Lalu, sejumlah Ketua DPP seperti Bambang Wuryanto, Sukur Nababan, Eriko Sotarduga, Ribka Tjiptaning, Sri Rahayu, Komarudin Watubun, dan Mindo Sianipar. Hadir juga Wakil Bendum Rudianto Tjen dan Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Wijaya, serta Ketua Banggar DPR dari Fraksi PDIP Said Abdullah.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP