Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pastika kalahkan jago PDIP di Pilgub Bali, selisih 996 suara

Pastika kalahkan jago PDIP di Pilgub Bali, selisih 996 suara Made Mangku Pastika. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudekerta akhirnya resmi unggul dari pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Bali. Hasil resmi itu diumumkan dalam sidang pleno KPU Bali di Denpasar yang baru saja selesai.

Hasil rekapitulasi final mencatat pasangan Pastika-Sudekerta meraih hasil suara 1.063.734. "Sedangkan pasangan Puspayoga-Sukrawan memperoleh 1.062.738 suara," kata petugas KPU yang mengumumkan, Minggu (26/5).

Dengan angka itu, pasangan Pastika-Sudekerta unggul dengan selisih angka 996 suara dari pasangan Puspayoga-Sukrawan.

KPU menyebut suara sah mencapai 2.109.234 suara. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 32.762 suara.

Pleno sempat tegang

Sidang pleno rekapitulasi suara Pilgub Bali di kantor KPU Bali di Denpasar berlangsung tegang. Seorang saksi PDIP diusir dari ruang sidang.

Saksi yang diusir adalah Arteria Dahlan dari pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga. "Silakan Anda keluar. Aparat keamanan, mohon orang ini dikeluarkan dari ruang sidang," teriak Ketua KPU Bali Ketut Lanang Sukawati.

Peristiwa itu terjadi saat KPU mengumumkan perolehan suara Kabupaten Buleleng. Merasa beda hasil, Arteria kemudian berdiri dan melangkah menuju pimpinan sidang.

Melihat itu, Gede Sumarjaya Linggih selaku ketua tim pemenangan pasangan Made Mangku Pastika-Ketut ikut berdiri dan berteriak: "Kalau protes dari sini saja, tidak usah maju ke depan," serunya.

Namun Arteria bergeming dan bolak-balik menuju podium untuk menyampaikan protes. Lanang lalu ikut mengingatkan Arteria untuk tetap duduk, namun tetap tidak dihiraukan.

Lanang akhirnya memerintahkan aparat keamanan menggiring Arteria ke luar sidang. "Anda sudah melanggar tata tertib. Mohon aparat keamanan bawa ke luar saksi nomor 1. Ke luar Anda!," tandas Lanang.

Setelah diredakan, akhirnya ketegangan mereda dan Arteria kembali ke tempat duduk. Pleno akhirnya dilanjutkan dengan menghitung suara dari Kabupaten Bangli. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP