Pasca pertemuan Trimedya, Polri hati-hati terima 'tamu'
Merdeka.com - Pasca pertemuan Komjen Pol Budi Gunawan dengan Trimedya Panjaitan, Polri mulai berhati-hati menerima sosialisasi dari masyarakat. Apalagi masyarakat yang berpolitik.
"Dengan pengalaman tersebut menjadi rujukan bagi kami untuk berhati-hati karena kita anggota Polri setiap ketemu dengan siapa saja kita perlu berhitung (waspada) apa ini ada dampaknya atau tidak," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny Franky Sompie, Jakarta, Jumat (13/6).
Ronny mengatakan, anggota Polri yang bertemu dengan salah satu tim sukses capres sudah klarifikasi dengan pejabat Polri bahwa pertemuan itu hanya pertemuan biasa.
"Budi Gunawan begitu dipersoalkan ke media langsung melaporkan hal ini ke Wakapolri, ke Irwasum, kemudian ke Pak Kapolri melalui telepon," ujarnya.
Klarifikasi yang dilakukan perwira tinggi sudah sesuai dengan prosedur. Hal itu sudah selesai dan tidak ada masalah politik.
"Klarifikasi itu sebagai perwira tinggi sudah sangat signifikan untuk mempertanggungjawabkan apa yang dipersoalkan oleh media," terangnya.
Ronny meminta agar masyarakat jangan menebar kebencian dan mencari kesalahan siapapun. Sehingga dapat menciderai institusi Polri dan institusi lainnya yang terkait.
"Jangan menebar kebencian, mencari-cari kesalahan. kan sudah jelas, kalau menang sudah ada pelanggaran pasti diberi sangsi. Kapolri kan sudah menyatakan siapapun yang melakukan pelanggaran akan di hukum sesuai dengan pelanggarannya," pungkasnya.
Menurut Ronny, tidak ada pelanggaran atas pertemuan tersebut. Karena tidak memiliki unsur politik.
"Tidak ada pelanggaran. Pertemuan itu sebatas pertemuan dua orang yang saling kenal dan itu juga tidak disengaja dan tidak membicarakan tentang politik," jelasnya. (mdk/cza)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya