Partai klaim menang pileg di luar negeri dinilai tak bermoral
Merdeka.com - Pemilu Legislatif di luar negeri sudah berlangsung sejak 30 Maret 2014 sampai 6 April 2014. Beberapa partai mengklaim menang dalam hitung cepat.
Wakil Kepala Komisi I DPR, Agus Gumuwang mengaku menyayangkan sikap partai-partai yang mengklaim menang tersebut. Pasalnya, hal itu dapat mengganggu dalam pertaruhan suara di Pileg besok.
"Pernyataan atau klaim itu tidak boleh, tendensius karena akan menggiring dan pengaruhi psikologis hasil pemilu besok," kata Agus di DPR, Selasa (8/4).
Sementara itu, anggota komisi I DPR, Fayakhun Andriadi juga melontarkan hal senada. Bahkan dirinya menyebut bahwa klaim menang di Pemilu legislatif di luar negeri merupakan tindakan tidak bermoral.
"Itu tindakan yang tidak bermoral dan tendensius. Kenapa bikin klaim-klaim," ujarnya di lokasi yang sama.
Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengklaim menang dalam berbagai hitung cepat di Pemilu luar negeri. Namun, Sekretaris Jendral PDIP, Tjahjo Kumolo mengingatkan agar masih menunggu putusan akhir.
Tjahjo menjelaskan, sejauh ini partai berlambang banteng bermoncong putih itu unggul di negara-negara yang padat. Salah satu di Hongkong dan China.
"Kita dari berbagai quick count (hitung cepat) kita unggul. Kita paling tinggi di Hongkong itu 52 persen dan china 60 persen. Tapi masih variasi kita masih tunggu," kata Tjahjo di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (7/4).
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya