Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PAN soal presidential threshold: Orang mau jadi presiden dipersulit

PAN soal presidential threshold: Orang mau jadi presiden dipersulit Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendukung wacana penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold menjadi nol persen. Menurut Zulkifli, apabila presidential threshold dihapus setiap parpol dapat mengusung calon pada Pilpres 2019.

"Presidential treshold disamakan saja dengan parliamentary threshold. Dipermudah saja soal orang mau jadi presiden kenapa mesti dipersulit. Biar banyak pilihan kan, dan disesuaikan dengan PT (parliamentary threshold) aja jadi kalau nanti PT-nya berapa misalkan 3,5 ya sama lah gitu. Seiring sejalan," kata Zulkifli di gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/5).

Menurut dia, jika Presidential Treshold ditiadakan maka seluruh partai politik peserta Pemilu dapat mengusung calon Presiden masing-masing. Namun, Zulkifli meyakini meski partai politik mempunyai hak yang sama dalam mengusung calon Presiden dan Wakil Presiden tetapi tetap akan terjadi konsolidasi lintas partai atau koalisi.

"Ya pokoknya gitu syaratnya partai atau gabungan partai, dan bisa," pungkasnya.

Diketahui, tujuh dari sepuluh fraksi di DPR menyetujui tak adanya ambang batas (presidential threshold) sebagai syarat untuk mengusung calon presiden pada Pemilu 2019. Sementara, pemerintah tetap konsisten presidential threshold 20 persen.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP