PAN merasa Pilgub DKI bakal berlangsung dua putaran
Merdeka.com - Keputusan PKS mendukung dan mengusung kadernya Mardani Ali Sera menjadi pendamping Sandiaga Uno membuat PKB meradang. PKB sebagai partai yang lebih dulu mendukung, merasa dilangkahi karena telah menyiapkan pendamping Sandiaga.
Kekesalan PKB pun ditunjukkan dengan ancaman akan menarik dukungannya kepada Sandiaga dan membuat poros baru. Wasekjen PAN Yandri Susanto menilai sikap PKB adalah sesuatu yang wajar. Sebab, menurutnya, dalam koalisi memang harus didasari oleh sikap saling memahami.
"Misalkan PKB bersifat seperti itu wajar karena dalam hal berkoalisi kan memang perlu ada komunikasi yang bisa memahami satu sama lain, perlu ada saling pengertian. Kalau PKB merasa tidak diajak merasa tidak dilibatkan memutuskan pasangan saya kira wajar saja PKB seperti itu," kata Yandri kepada merdeka.com, Rabu (14/9).
Yandri menilai selama pasangan Sandiaga belum diumumkan secara resmi maka peta politik akan bisa berubah sewaktu-waktu.
"Yang jelas kan sampai sekarang belum deklarasi, Sandiaga Uno-Mardani bener-benar pasangan. Kalau masih ada dinamika terjadi kuat misalkan bisa jadi masih bisa berubah," ungkap Yandri.
Lebih lanjut, Yandri membantah adanya keretakan di koalisi kekeluargaan. Menurutnya, parpol yang tergabung di koalisi hanya sedang mencari bakal calon terbaik versi masing-masing.
"Intinya sekarang sedang mencari calon-calon alternatif terbaik. Misalkan nanti partai politik berkoalisi terus bisa mengusung calon lebih dari dua saya kira ndak masalah juga. Prinsipnya DKI bukan satu putaran berbeda dengan daerah lain," terangnya.
Selain itu, Yandri juga memprediksi Pilgub DKI akan melibatkan dua hingga 3 pasangan calon dan berjalan 2 putaran. Hal ini mengingat syarat untuk menang di Pilgub Jakarta setidaknya mengantongi 50 persen + 1 suara.
Apabila, Pilgub berjalan dua putaran dan Ahok lolos, dia meyakini koalisi kekeluargaan akan kembali bersatu.
"Kalau pun ada 3 pasang atau lebih dari 2 pasang kemungkinan artinya kemungkinan besar ada dua putaran, saya meyakini jika putaran kedua nanti kalau penantangnya Ahok, maka koalisi kekeluargaan kembali menyatu," pungkasnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya