Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PAN gabung pemerintah, Hanura tolak jatah menteri di kabinet diambil

PAN gabung pemerintah, Hanura tolak jatah menteri di kabinet diambil Jokowi lantik menteri Kabinet Kerja. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sekretaris Fraksi Hanura DPR Dadang Rusdiana menegaskan pihaknya tak terima pos menteri di kabinet digeser oleh PAN yang baru saja masuk pemerintahan. Menurut dia, tidak elok jika PAN yang baru masuk kabinet lalu menggeser pos menteri dari partai yang sudah mendukung lebih dulu pemerintahan Jokowi-JK.

"Ya nggak bisa dong kalau geser menteri sesama partai, nggak elok itu," kata Dadang saat dihubungi merdeka.com, Senin (7/9).

Oleh sebab itu, dia menyarankan agar Presiden Jokowi lebih baik mengganti menteri yang memiliki latar belakang profesional ketimbang menteri yang berasal dari partai politik. Pasalnya, dia menilai banyak menteri profesional yang tak memiliki kinerja yang baik.

"Kalau mau geser menteri profesional saja, karena banyak menteri dari kalangan profesional yang tidak baik kinerjanya," kata Dadang.

Namun sayang, Anggota Komisi X DPR ini enggan membeberkan siapakah menteri dari kalangan profesional yang ia sebut tak becus bekerja itu. "Adalah," katanya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP