PAN bakal diskualifikasi kader yang terbukti main uang di pilkada
Merdeka.com - Steering Committee Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN) Farhan Hamid menegaskan partainya melarang seluruh kader yang akan terjun menjadi calon kepala daerah terlibat dalam politik uang. Hal ini berdasarkan aturan yang telah disepakati dalam Rakernas yang digelar sejak kemarin tersebut.
"Perlu digarisbawahi di berbagai tingkat pusat maupun daerah kader tidak boleh ada politik uang," kata Farhan saat menggelar konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (7/5).
Farhan menegaskan jika nantinya calon kepala daerah ditemukan bukti telah menerima politik uang demi melancarkan ambisi sebagai kepala daerah, partainya akan mendiskualifikasi kadernya tersebut.
"Perlu ditegaskan baik DPD, DPW tidak boleh ambil satu rupiah pun. Harus terapkan politik secara bermartabat," tegas dia.
Aturan yang telah dibuat selain poin diatas, lanjut dia, yang berkaitan dengan pilkada serentak akan dibahas lebih lanjut di tingkat DPP. Aturan tersebut, nantinya akan disosialisasikan oleh pengurus pusat ke pengurus daerah.
"Ini demi menjaring calon kepala daerah yang berintegritas," tukasnya.
(mdk/efd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya