Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Orang cenderung pilih Jokowi demi singkirkan calon lain'

'Orang cenderung pilih Jokowi demi singkirkan calon lain' Jokowi. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Dari sejumlah nama capres, baru Joko Widodo (Jokowi) yang dipastikan maju dalam Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang. Namun, dua nama lain seperti Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie diperkirakan tetap membentuk poros sendiri untuk duduk di kursi RI-1.

Direktur Freedom Institute Luthfi Assyaukani mengungkapkan, dari tiga nama tersebut, jika diadu satu sama lain Jokowi dianggap lebih fleksibel dan merakyat. Namun demikian, Prabowo juga dipandang memiliki ketegasan yang selama ini dinilai sebagai kelemahan dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kalau kita ikuti hasil survei dua tahun terakhir, selalu orangnya itu lagi, itu lagi. Jokowi kuat namanya, tapi itulah stok yang kita miliki. Harapan tinggi tapi stok hanya itu," keluh Lutfi dalam diskusi bertajuk 'Pilpres dan Tantangan Lokal-Global Indonesia 2014-2019' di Galeri Cafe, TIM, Jakarta, Rabu (7/5).

Namun sayang, dari pantauannya selama ini, kebanyakan orang memilih Jokowi demi menghambat calon yang dianggap tak lebih baik dari mantan wali kota Solo tersebut. Kondisi itu sempat terjadi pada Pemilu Gubernur (Pilgub) lalu, di mana sentimen negatif tersemat pada Fauzi Bowo selaku calon incumbent.

"Banyak yang ingin menangkan Jokowi, demi menyingkirkan calon yang jelek dr Jokowi. Yang saya ketahui, banyak yang tidak sepenuhnya benar-benar menjatuhkan pilihan pada Jokowi, tapi tetap pilih Jokowi karena tidak ingin pemimpin lain selain Jokowi," ungkapnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP