Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Muladi tagih komitmen Ical untuk gelar Munas Golkar

Muladi tagih komitmen Ical untuk gelar Munas Golkar Muladi. ©2013 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Persoalan pelaksanaan Munas Partai Golkar dianggap penting untuk digelar dengan segera. Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi berpendapat, putusan Mahkamah Agung (MA) soal ditolaknya kasasi Munas Ancol di bawah kepemimpinan Agung Laksono harus mendapat perhatian utama.

Karena putusan tersebut sudah final, kata Muladi, tidak perlu ada PK segala.

"Tapi sekarang yang kita minta itu adalah komitmen dari Pak Aburizal Bakrie dan tokoh-tokoh yang lain," kata Muladi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/3).

Muladi menegaskan, Partai Golkar tidak perlu memerhatikan lagi siapa yang menang dalam konflik kepengurusan partai. Tetapi lebih dari itu, kata dia, komitmen untuk bersatu itu yang paling utama.

"Komitmen untuk bersatu, itu menyelenggarakan Munas. Karena catatan dari Pak Aburizal Bakrie di bawah itu yang pakai tulisan tangan, kalau Bali menang di Mahkamah Agung, maka lead-nya ada pada dia," terang Muladi.

"Lead-nya maksudnya yang memimpin Munas, tetapi isi dari rencana yang sudah disusun oleh mereka bersama-sama itu berjalan terus. Hanya lead-nya ada pada Pak Aburizal Bakrie. Dan Agung Laksono kan Wakil ketua umum. Itu aja dijalankan," tambahnya.

Lebih lanjut, politisi senior Partai Golkar ini mengatakan, tak jadi persoalan bila Munas Partai Golkar yang sedianya dilakukan pada bulan April menjadi mundur pelaksanaannya. Yang pasti, tegas dia, jangan sampai pelaksanaan Munas lebih dari 6 bulan dari dikeluarkannya SK Menkum HAM soal kepengurusan Munas Riau.

"Apakah waktunya mundur, tapi yang penting sebelum enam bulan itu selesai ‎itu harus selesai," tandasnya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP