Minimalisir kecurangan Pilpres, Polri kerjasama KPU
Merdeka.com - Tidak cuma pengamanan yang menjadi prioritas Polri dalam Pilpres 2014. Tindak kecurangan di TPS pun menjadi perhatian Polri. Untuk meminimalisir segala kecurangan, Polri bekerjasama dengan KPU.
"Kita mengantisipasi kasus serupa, kerjasama dengan KPU itu sangat penting," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny Franky Sompie, Jakarta, Rabu (11/6).
Menurut Ronny, jika ada anggota anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) terlibat, langsung diganti oleh KPU pusat.
"Saya kira akan lebih baiklah ke depan," ungkapnya.
Ronny menjelaskan baik penyelenggara atau pun pengamanan Pilpres diharuskan netral. Siapa pun dilarang melakukan kecurangan.
"Kita berharap tidak ada lagi keterlibatan yang mengabaikan netralitas. Penyelenggara Pemilu kan harus netral, pengamanan kegiatan pemilu juga harus netral," harapnya.
Untuk menciptakan pemilu yang damai, Polri siap melakukan pengamanan ekstra dengan menyiapkan personel dari Brimob. Saat ini untuk pengamanan Pilpres belum ada permintaan dari Polda permintaan penambahan anggota Brimob.
"Sementara pengamanan Pileg kemarin kita siagakan di tiga lokasi, di wilayah barat ada, di wilayah tengah ada dan di timur juga ada. Jadi personel Brimob kita siagakan di lokasi tersebut mendekati Polda tedekat, sehingga jika sewakut-waktu dibutuhkan Brimob tinggal sekali jalan untuk ke lokasi (efesiensi waktu), " ujarnya.
(mdk/cza)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya