Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meutya Hafid usul wanita harus berani daftar jadi Ketua KPK

Meutya Hafid usul wanita harus berani daftar jadi Ketua KPK Meutya Hafid. ©youtube.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih sembilan perempuan menjadi panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sembilan perempuan yang dipilih Jokowi memiliki latar belakang disiplin ilmu dalam berbagai bidang.

Anggota DPR RI, Meutya Hafid‎ menyambut baik keputusan Jokowi itu. Bahkan, dia berharap kaum hawa tidak hanya menjadi Pansel melainkan lebih berani mendaftarkan diri menjadi calon ketua KPK.

"Melihat dari panselnya perempuan, bisa jadi perempuan lebih berani mendaftar sebagai pimpinan KPK," kata Meutya Hafid dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (23/5).

Meutya mengatakan, Pansel yang diisi oleh perempuan bisa lebih hati-hati dalam mengambil sikap. Pasalnya, perempuan lebih sering menjadi kambing hitam dalam suatu permasalahan.

"Kalau salah satu, jadi disalahkan semua. Saya rasa harus betul-betul hati-hati. Perempuan kalau bekerja harus sepuluh kali lebih besar," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. Dia mendukung jika adanya perwakilan kaum perempuan sebagai komisioner KPK jilid IV.

"Ini bukan masalah gender.‎ Saya yakin akan ada hal yang berbeda yang akan kita temukan disitu," sambung Grace.

Adanya dukungan publik untuk sembilan Pansel dari perempuan merupakan modal awal untuk mencari pimpinan KPK yang berintegritas dalam pemberantasan korupsi.

"Kuncinya adalah di partisipasi publik," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah membentuk dan mengumumkan panitia seleksi pimpinan KPK. Dari 9 nama anggota pansel tersebut, semuanya perempuan.

"Saya bekerja dalam membentuk Pansel KPK dan panitia harus kompeten dan berintegritas, keahlian harus lengkap. Di sini ada ahli hukum, ekonomi manajemen, psikolog, sosiolog dan ahli tata kelola pemerintahan," kata Jokowi di Halim Perdanakusuma,‎ Jakarta, Kamis (21/5).

Dengan kriteria ini, Jokowi berharap komisioner nanti mampu memperkuat KPK. Selanjutnya dapat bersinergi dalam rangka membangun sistem pencegahan dan pemberantasankorupsi.

Berikut 9 nama anggota panitia seleksi pimpinan KPK yang ditunjuk Presiden Jokowi:

1. Destry Damayanti ahli ekonomi keuangan dan moneter, ketua merangkap anggota

2. Eni Nurbaningsih pakar hukum tata negara ketua badan pembinaan hukum nasional, wakil ketua

3. Harkristuti Harkrisnowo Pakar Hukum Pidana dan HAM, Ketua Badan Pengembangan Manusia Kemenkum HAM

4. Betty Alisyahbana Ahli IT dan Managemen

5. Yenty Garnasih pakar hukum pidana ekonomi dan pencucian uang

6. Supra Wimbarti ahli psikologi SDM dan pendidikan

7. Natalia Subagyo, ahli tata negara pemerintahan

8. Dyani Sadya Wati ahli di Bapenas

9. Meutia Ganie Rochman ahli sosiolog korupsi dan modal sosial.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP