Meski tanpa parpol, peluang Ahok menang di Pilgub 2017 cukup besar
Merdeka.com - Nama Basuki Tjahaja Purnama menguat di sejumlah survei Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Ahok, sapaan Basuki, juga sudah memastikan dirinya bakal kembali maju dan siap bersaing dengan calon lainnya.
Anggota DPD RI, Abdul Azis Khaifa, menilai figure Ahok masih cukup kuat mencuri perhatian publik di Pilgub DKI Jakarta. Bahkan dia yakin Ahok bisa unggul meski tanpa kendaraan politik.
'Dukungan publik bisa kuat pada 2017 karena Ahok benar benar bersandar pada publik tidak pada ormas maupun partai" ujar Abdul Azis dalam diskusi di Menteng, Jakarta, Selasa (16/6).
Dia juga yakin, polemik hak angket Ahok yang digulirkan DPRD DKI Jakarta tak akan mengganggu hak pilih warga. Meskipun dalam penilaiannya Ahok memang salah karena tak berkoordinasi dengan DPRD saat menyerahkan APBD DKI 2015 ke Kemendagri.
"Ahok juga salah tidak melibatkan DPRD dalam RAPBD tapi menggunakan hak angket untuk menjatuhkan Ahok bukan untuk klarifikasi ke publik adalah langkah yang salah yg diambil DPRD," tambahnya.
Dengan berbagai macam persoalan dan birokrasi di Jakarta, dia yakin Ahok mampu membenahi perlahan-lahan. Apalagi, karakter keras Ahok membuat pejabat, DPRD dan pengusaha nakal berpikir dua kali untuk menggerogoti nilai sebuah proyek.
"Untuk memimpin Jakarta siapapun harus tegas dan keras, yang penting publik sabar karena tak bisa simsalabim," ucapnya.
Soal asal usul Ahok yang berasal dari etnis Tionghoa, dia juga yakin tak terlalu masalah. Terbukti saat Pilgub 2012 lalu, saat Ahok dan Jokowi digempur isu SARA pada akhirnya mereka tetap menang dua putaran.
"Unsur sara dan primordial sudah tidak mempan di Jakarta karena sewaktu Pilkada hal itu tak cukup booming untuk menggoyang Jokowi Ahok di Pilkada 2012," tutup Abdul Azis.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya