Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski diiming-imingi apapun, Gerindra menolak dukung pemerintah

Meski diiming-imingi apapun, Gerindra menolak dukung pemerintah Jokowi temui Prabowo. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Partai Golkar mengikuti jejak Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah terlebih dulu memberikan dukungan untuk pemerintahan Jokowi-JK. Kabar ini memunculkan beragam spekulasi mengingat dukungan Golkar diberikan di tengah ramainya isu reshuffle kabinet kerja.

Langkah politik Golkar tersebut mengundang komentar Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa yang sama-sama dengan Golkar di Koalisi Merah Putih (KMP). Dia ‎menegaskan, sampai kapanpun partainya tak akan bergabung dengan pemerintah. Sekalipun diimingi-imingi mendapat kursi di dalam kabinet kerja.

"Sampai saat ini keputusan DPP, saya pikir tidak. Kecuali ada rapat luar biasa, DPP belum ada rapat. Jadi sampai hari ini kita di DPR itu disuruh untuk mengkritisi seluruh kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Tapi kalau mau masuk jajaran pemerintahan saya pikir kita bertahan. Lebih baik kita di luar pemerintahan daripada di dalam pemerintahan," tegas Desmond kepada merdeka.com, Senin (2/11).

Desmond menegaskan, sikap partainya itu bisa dilihat saat pembahasan APBN 2016. Dengan tegas Gerindra menolak seluruh postur anggaran yang diajukan pemerintah. Alasannya, postur anggaran negara tidak pro rakyat.

"Nah kalau kemarin itu bicara apa yang tidak pro rakyat dalam APBN, ya kita akan tolak," ucapnya.

Disinggung soal sikap partai lain di KMP akan sama dengan sikap Gerindra, Desmond mengaku tidak tahu. Sebab karakter Gerindra beda dengan partai lain.

"Kalau Gerindra kan punya karakter sendiri, dalam hal APBN kemarin misalnya. Kita jelas sikapnya tidak mendua. Kalau KMP lain lagi soal," singkatnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP