Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski batal berduet, Ahok klaim Heru dukung dirinya dengan Djarot

Meski batal berduet, Ahok klaim Heru dukung dirinya dengan Djarot Heru Budi Hartono diperiksa KPK. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - PDIP telah memasangkan calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dengan Djarot Saiful Hidayat. Munculnya nama Djarot otomatis menggugurkan nama Kepala BPKAD, Heru Budi Hartono, sebagai cawagub yang sempat digadang Ahok, sapaan Basuki, saat memilih maju dari jalur independen.

Meski batal duet dengan Heru, Ahok mengaku hubungan mereka tetap baik-baik saja.

"Udah enggak apa-apa. WA (whatsapp) aja sama Pak Heru," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/9).

Dia mengklaim juga mendapat dukungan dari Heru. Heru, kata dia, mendukung Djarot kembali mendampinginya mengingat hubungan keduanya sudah sejak lama berteman.‎

"Pak Heru dukung kok. Mau liat Wa nya? Temen dari dulu," tutupnya.

‎Sebelumnya, Ahok memilih Heru karena ingin membuktikan masih ada PNS yang mau bekerja untuk rakyat. Dia memuji setinggi langit pada kinerja Heru. Nama Heru muncul karena saat itu dirinya belum dilirik partai manapun untuk maju di Pilgub DKI. Sehingga untuk mengajukan diri sebagai calon independen yang digawangi relawan Teman Ahok, dirinya harus punya cawagub dan dipilihlah Heru. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP