Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menterinya berseteru, Presiden Jokowi cuma pesan harus solid

Menterinya berseteru, Presiden Jokowi cuma pesan harus solid Jokowi tiba di Bandara Silangit. ©Ari Setiawan/Karo Protokol-Setpres

Merdeka.com - Raut wajah Presiden Joko Widodo nampak ceria saat meninjau proyek pembangunan light rail transit (LRT) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kamis (3/3). Progres proyek pemerintah pusat tersebut menunjukkan kemajuan dan kemungkinan bakal rampung sesuai rencana.

Jokowi didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan sejumlah menteri. Nampak hadir Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Jokowi dan para menteri memantau tiang-tiang LRT yang sudah terbangun.

Setelah itu, Jokowi menghampiri awak media untuk melakukan sesi wawancara. Jokowi secara gamblang memaparkan proyek senilai Rp 7,3 triliun yang dibangun PT Waskita Karya itu.

Jokowi tiba-tiba terdiam ketika disinggung perseteruan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli berseteru dengan Menteri ESDM Sudirman Said. Tak mendapat jawaban, wartawan kembali mengulangi pertanyaan itu. Jokowi langsung merespon dengan diplomatis. "Harus solid dan harus sesuai visi presiden," singkat Jokowi.

Lalu, Jokowi bersama rombongan kembali melanjutkan peninjauan ke tiang-tiang LRT yang berada di samping tenda acara.

Diketahui, internal kabinet kembali digoyang isu perseteruan antara Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli dengan Menteri ESDM Sudirman Said terkait rencana pembangunan kilang gas abadi di Lapangan Gas Abadi Blok Masela. Sudirman Said mendukung pembangunan kilang lepas pantai atau offshore, sementara Rizal Ramli mendukung pembangunan di darat atau onshore.

Sebelum perdebatan soal kilang gas di Blok Masela, kedua menteri ini juga pernah saling lempar kritik soal program 35.000 megawatt (MW) yang dikritik habis Rizal Ramli. Perseteruan ini juga merembet ke Wakil Presiden Jusuf Kalla. Rizal Ramli terang-terangan mengajak Wapres JK berdebat di depan publik. Perseteruan ini jadi senjata ampuh bagi lawan politik Jokowi menyerang pemerintahannya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP