Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkum HAM: Harusnya SBY belajar sudah berapa kali dikhianati!

Menkum HAM: Harusnya SBY belajar sudah berapa kali dikhianati! Yasonna H Laoly. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kecewa atas hasil Munas Partai Golkar yang menolak Perppu Pilkada. Ketua umum Partai Demokrat itu mengaku merasa dikhianati, padahal Golkar ikut menandatangani mendukung Perppu Pilkada.

Namun, hal itu disangsikan oleh Menkum HAM Yasonna H. Laoly. Yasonna bahkan menyebut Demokrat sudah berkhianat lebih dulu saat paripurna pengesahan RUU Pilkada di DPR. Saat itu, Demokrat memutuskan walkout dari sidang.

"Itulah hebatnya. Kalau saya melihatnya apa iya Demokrat merasa dikhianati. Sejak awal saja dia pengkhianat duluan, bagaimana," kata Yasonna di Kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Jumat (5/12).

Soal kesepakatan parpol anggota Koalisi Merah Putih mendukung Perppu Pilkada yang sudah diteken, Yasonna mengatakan seharusnya SBY belajar dari pengalaman.

"Harusnya SBY belajar selama dia 10 tahun menjadi presiden berapa kali dia dikhianati, bagaimana sih. Namanya koalisi tetap tidak selalu sama kan. Itukan requring program yang berulang-ulang, masa nggak belajar dari situ," katanya.

Dia menilai SBY sejak awal sebetulnya bisa menggolkan UU Pilkada versi pemilihan langsung dengan memerintahkan Demokrat bergabung bersama Koalisi Indonesia Hebat. Namun, yang terjadi Demokrat justru memilih walkout saat paripurna di DPR.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP