Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Megawati Tak Terima Persatuan Bangsa Diadudomba Demi Menangkan Pemilu

Megawati Tak Terima Persatuan Bangsa Diadudomba Demi Menangkan Pemilu Megawati beri pembekalan para kader. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyoroti maraknya perundungan, ujaran kebencian dan hoaks di media sosial pada tahun politik ini. Dia tidak terima jika persatuan anak bangsa dikorbankan hanya demi kepentingan pragmatis memenangkan pemilu.

"Kenapa sih republik ini dibuat seperti ini? Sebuah negara yang dibangun dan bangsa yang dibangun dengan susah payah, sepertinya sekarang mau dipisah-pisahkan, diadudomba dengan segala cara. Ya tentu saya tidak bisa menerima," ucap Megawati di kantor DPP PDIP saat memberikan wejangan kepada calon anggota legislatif (Caleg) PDI Perjuangan Angkatan III, Jakarta, Kamis (15/11).

Dia mengingatkan maraknya ujaran kebencian, perundungan dan hoaks hanya akan merusak bangsa. Dirinya pun menanyakan apa keuntungannya.

"Apa keuntungan kita buat republik ini? Hanya mau cari menang? Kalau selalu didengung-dengungkan, LUBER (langsung umum bebas rahasia) dan Jurdil (jujur dan adil), mana," kata Megawati.

Presiden ke-5 RI ini jelas menuturkan, membangun demokrasi harus dengan cara-cara positif. Bukan dengan perundungan, menyebar kebohongan dan kebencian.

"Apakah ini kita berdemokrasi? No, no! Ini kan orang di-bully tanpa kehormatan. Bayangkan. Kayak apa sih rasanya? Apa kalian itu ndak punya, katakan kalau orangtua kan punya anak istri keluarga, kayak apa ya sakitnya, coba bayangkan," tegas Megawati.

Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber : Liputan6.com

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP