Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Megawati Minta Cakada PDIP Baca Buku 'Di Bawah Bendera Revolusi' hingga 'Sarinah'

Megawati Minta Cakada PDIP Baca Buku 'Di Bawah Bendera Revolusi' hingga 'Sarinah' Rekomendasi Buku Ala Megawati. ©2020 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengajak kepada anak-anak muda dan juga para calon kepala daerah (cakada) dan wakil kepala daerah agar mengetahui politik kebangsaan, persamaan gender, hingga sejarah perjuangan serta kejayaan Indonesia.

Megawati juga merekomendasikan langsung buku-buku yang dinilai mampu memberikan nilai-nilai kebangsaan yang baik seperti, 'Di Bawah Bendera Revolusi', 'Sarinah', 'Indonesia Menggugat', 'Lahirnya Pancasila' hingga buku 'Mustika Rasa'.

"Buku-buku wajib yang coba nanti diarahkan ke buku ini untuk dibaca. Seperti buku Di Bawah Bendera Revolusi," kata Megawati saat membuka Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah gelombang pertama melalui telekonferensi, Jumat (21/8).

Megawati sempat menceritakan pengalamannya saat berdiskusi dengan anak muda tersebut. Anak muda pun menyampaikan bahwa kepemimpinan Bung Karno hanya sebuah kebetulan, karena duduk sebagai presiden pertama saat Indonesia merdeka.

"Saya bilang ke dia kamu carilah ke perpustakaan, dengan sinis dia bilang bahwa dia (Bung Karno, red) itu hanya orang biasa yang sebetulnya kebetulan sebagai presiden pertama. Saya bilang ke dia, itu namanya bodoh kalau kamu mau jadi pintar baca dulu perjuangan dia apa. Itu fakta sejarah," jelas Megawati.

Selain itu, Mega juga meminta kepada para calon pemimpin untuk membaca buku Sarinah. Bagi kaum perempuan, buku ini akan membuat pikiran terbuka. Terlebih di saat pandemi Covid-19 ini yang mengungkap data meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap wanita dan anak-anak. Termasuk laki-laki, buku Sarinah bisa mengingatkan kodratnya untuk melindungi perempuan dan anak-anak.

"Dan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu juga harus membaca buku Sarinah. Ini persoalan kaum perempuan seperti tadi yang saya katakan Itu sangat mengganggu pikiran saya akibat Covid ini ternyata makin terbuka seperti KDRT di kalangan perempuan," tuturnya.

megawati minta cakada pdip baca buku 'di bawah bendera revolusi' hingga 'sarinah'Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain itu dua buku itu, Buku Lahirnya Pancasila juga harus dibaca agar mengetahui mengapa filsafat bernegara itu lahir. Putri Proklamator RI Bung Karno ini mengungkapkan bahwa sang ayah pernah membawakan pidato tersebut di Sidang PBB yang mendapat tepuk tangan serta dikagumi dunia.

"Bagaimana kalian akan mempunyai inspirasi kalau dalam pikiran kalian tidak ada isinya," jelas Megawati.

Selain tiga buku itu, ada salah satu buku yang disarankan Megawati, yakni Mustika Rasa yang disusun Bung Karno terkait jenis makanan dan kekayaan rempah-rempah nusantara. Buku ini disusun selama beberapa tahun yang mengandung betapa kayanya rempah-rempah Indonesia.

"Setelah buku ini apakah ada buku lainnya, enggak ada. Jadi bukannya saya itu sombong, atau apa. Kenapa sih para pemimpin kita ini sangat sulit untuk kreatif, saya minta mereka yang datang dari PDIP harus kreatif, jangan sombong," tegas Megawati.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP