Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Megawati dinilai sebagai penjaga marwah dan ideologi PDIP

Megawati dinilai sebagai penjaga marwah dan ideologi PDIP HUT PDIP. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pengajar politik dan pemerintahan Universitas Padjadjaran Bandung, Muradi menilai, tidak banyak partai politik yang mampu menjaga dinamika internalnya dalam kerangka menjaga marwah dan ideologi politik. Yaitu untuk kepentingan rakyat dan merawat demokrasi.

"Salah satunya adalah PDI Perjuangan, yang mana marwah dan ideologi partai, setidaknya di internal tertib terjaga," kata Muradi, Jakarta, Senin (23/3).

Menurut Muradi, wacana sejumlah pihak termasuk salah satunya berupaya menjauhkan trah Soekarno dari PDI Perjuangan bagian dari skema melemahkan marwah dan ideologi partai moncong putih tersebut. Bahkan, kata dia, survei persepsi dari sebuah lembaga sigi menegaskan hasil lembaganya bahwa PDI Perjuangan akan baik-baik saja apabila tidak dipimpin oleh figur dari trah Soekarno.

Padahal, jelas dia, secara organisasi, partai dengan marwah dan ideologi politik yang kuat akan mampu menstimulasi keberhasilan memperjuangkan kepentingan rakyat dalam skema sistem demokrasi. Dengan kata lain, harus dilihat bahwa dinamika politik internal PDI Perjuangan adalah bagian dari menjaga marwah dan ideologi partai.

"Harus dihormati pilihan kader moncong putih tersebut untuk memilih kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI Perjuangan pada kongres mendatang, karena itu bagian dari praktik demokrasi internal," jelasnya.

Memilih kembali Megawati sebagai ketua umum PDI Perjuangan pada kongres April mendatang, kata dia, harus dipahami sebagai bagian dari menjaga marwah dan ideologi partai. Sebab, sampai saat ini, langkah tersebut dinilai berhasil karena PDI Perjuangan merupakan salah satu partai dengan regenerasi politik yang sangat baik.

"Figur Jokowi, Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, dan sebagainya adalah buah dari proses tersebut," tegasnya.

Di tangan Megawati pula, lanjut dia, PDI Perjuangan mampu menjaga partai dari sejumlah turbulensi politik sejak era Orde Baru hingga saat ini. Ada pergeseran peran yang diambil oleh Megawati selama menjadi ketua umum. Pergeseran peran tersebut dalam 10 tahun terakhir membuka ruang bagi kader-kader muda potensial menduduki jabatan strategis politik, baik di internal maupun eksternal.

"Langkah ini diambil oleh Megawati karena berbasis pada marwah dan ideologi partai, sehingga warna, karakter dan kultur partai tidak rusak dan hilang. Dengan kata lain, regenerasi politik dan pembaruan kontrak politik di internal harus dapat menjaga marwah dan ideologi partai. Tanpa kedua hal tersebut, partai politik akan terjebak pragmatisme dan berpotensi menghancurkan peran partai politik itu sendiri di mata publik," tandasnya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP