Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Megawati Ancam Pecat Kader Ikut Demo Sampai Rusak Fasilitas Umum

Megawati Ancam Pecat Kader Ikut Demo Sampai Rusak Fasilitas Umum PDIP umumkan calon kepala daerah di Pilkada 2020. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengecam aksi anarkis ketika demonstrasi. Apalagi sampai merusak fasilitas umum. Megawati sampai mengancam pemecatan kepada kadernya jika ada yang terlibat.

Megawati marah atas demonstrasi yang berujung anarkis beberapa waktu lalu. Apalagi perusakan terjadi saat masyarakat tengah kesulitan.

"Makanya saya bilang kemarin juga, demo boleh ada aturannya? Bayangkan ini di Jakarta halte yang susah susah dibangun, dibakarin kabeh," kata Megawati dalam Rakorbidnas Kebudayaan PDIP secara virtual, Sabtu (31/10).

"Di tempat kalian mau ngikut ngono? tak pecat loh. Orang itu bukannya punya sopo sopo, itu kan wilayahnya publik, kendaraan umum halte, itu umum transportasi, emangnya punya Bu Mega? Enggak ada," ujarnya.

Megawati menegaskan, demonstrasi memiliki aturan. Dia mempertanyakan maksud demonstrasi hingga merusak.

"Aturannya ada nah, aturannya itu loh ngapain sih lalu akhirnya mau ngerusak. Aneh. Mau apa itu," ucapnya.

Presiden Kelima RI ini mengatakan, sudah ada jalur konstitusional. Tidak perlu demonstrasi anarkis. Megawati menyarankan jika ada aspirasi bisa disampaikan melalui DPR.

"Kalau mau tanding, tanding apa konsep. Pergilah ke DPR, di DPR juga ada kok yang namanya rapat dengar pendapat itu kan tempat aspirasi didengarkan. Kenapa tidak datang, tanding dong konsepnya, gitu loh. Ngapain maunya merusak aja. mending dia bisa kalau disuruh bayar, ganti," kata Megawati.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP