Megawati ajak anak muda jadikan Soekarno panutan
Merdeka.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak generasi muda untuk mencintai Bung Karno. Menurut Mega, sosok presiden pertama Indonesia ini cocok diteladani sebagai bentuk kecintaan terhadap negerinya.
"Kalian ini sebenarnya secara naluri mengetahui ada seorang yang bisa dijadikan panutan. Ada yang namanya Bung Karno, tetapi beliau begitu jauh sekarang dengan kalian yang muda-muda," kata Megawati di Purwokerto, Rabu (22/5).
Megawati mengatakan hal itu saat menjadi juru kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko, di Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto.
Menurut Megawati, generasi muda tidak pernah diberikan pelajaran untuk mencintai negerinya. Hal ini karena doktrin Orde Baru yang anti terhadap sesuatu yang berbau Soekarno.
"Jadi, anak-anakku yang saya cintai, kalian anak-anak yang masih muda, tetapi karena kalian adalah produk dari Orde Baru yang tidak pernah menceritakan sejarah bangsa, yang mengakibatkan kalian ini sangat kosong pikirannya, apa artinya sebagai sebuah bangsa, apa artinya kita harus mencintai Indonesia," katanya.
Dia mengatakan bahwa waktu itu banyak sekali kejadian yang memorakporandakan Partai Nasional Indonesia (PNI). PNI adalah Partai yang didirikan Soekarno jauh sebelum Indonesia merdeka. Partai itu juga merupakan partai terbesar di era Orde Lama.
"Kalau zaman dulu, tentu saja yang menyebut dirinya banteng itu pasti datang dari sebuah partai yang bernama Partai Nasional Indonesia, yang didirikan oleh bapak kita tercinta Bung Karno. Tetapi setelah tahun 1965, di sini banyak anak muda yang saya lihat, barangkali hanya melihat tidak merasakan peristiwa tersebut, bayangkan tahun 1965 terjadi sebuah peristiwa di Indonesia yang mengakibatkan keprihatinan bagi orang Indonesia," katanya.
Menurut dia, yang ada sekarang ini adalah anak muda berpikir sangat pragmatis. Mega mengaku sempat mendengar anak muda yang menghadiri kampanye ini berteriak minta minum. Mega pun menyindir mereka yang datang ke lokasi kampanye pasti akan kepanasan dan merasa haus.
Menurut dia, hal ini tidak terjadi setiap hari dan pidato seperti ini paling banyak selama dua jam.
"Tetapi kalau ada musik, mengapa tidak ada rasa haus ya. Itu maksud ibu, sehingga pikiran kita tahunya hanya untuk rasa senang, tidak ada pikiran bagaimana untuk masa depan kita," sindir Megawati. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya