Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mega & Muhaimin bertemu, sinyal koalisi PDIP dan PKB makin kuat

Mega & Muhaimin bertemu, sinyal koalisi PDIP dan PKB makin kuat Megawati danTjahjo Kumolo. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, beberapa hari yang lalu. Pertemuan antara Megawati dan Muhaimin berlangsung singkat lantaran keduanya sudah bersiap-siap naik pesawat masing-masing. Mega kampanye ke Yogyakarta dan Muhaimin kampanye ke Bengkulu.

Ketua DPP PKB Hanif Dakhiri menyambut baik pertemuan antara Megawati dengan Muhaimin yang keduanya sama-sama ketua umum partai. Pertemuan kedua tokoh politik itu sangat penting guna mencairkan ketegangan di tengah situasi politik yang semakin panas.

"Itu perkembangan positif dalam konteks komunikasi politik PDIP dan PKB menjelang pileg dan pilpres mendatang. Ini jadi semacam prolog bagi berlangsungnya pemilu yang lancar, damai dan penuh dengan nuansa persaudaraan," ujar Hanif, Jakarta, Sabtu (29/3).

Hanif menegaskan, pertemuan antara Megawati dengan Muhaimin juga bermakna positif bagi terbukanya peluang koalisi PDIP dengan PKB di Pilpres mendatang. Menurutnya, kedua partai memiliki latar sejarah kebersamaan yang kuat, sejak sebelum Indonesia merdeka hingga sekarang.

"Pada tahun 1954 misalnya, ketika banyak kelompok politik memusuhi Bung Karno, NU justru memberikan legitimasi politik kepada Bung Karno sebagai waliyul amri adz doruri bissyaukah (pemimpin pemerintahan yang berkuasa dan wajib ditaati). Dan politik NU hari ini adalah PKB yang bukan saja didirikan NU, tapi juga mewarisi tradisi pemikiran dan politiknya," jelas Hanif.

"Dari sudut pandang historis, ideologis, sosiologis maupun politis, saya kira koalisi PDIP dan PKB itu bukan sekedar terbuka. Malah mungkin akan jadi kebutuhan bersama sebagai sebuah bangsa. Irisan diantara keduanya sangat besar," tambahnya.

Sekretaris FPKB DPR itu mengapresiasi pernyataan Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto sebelumnya tentang kemungkinan koalisi PDIP dan PKB . "Apalagi hubungan pribadi Bu Mega dengan Cak Imin juga bukan semata hubungan politik. Kedua tokoh itu sudah seperti ibu dengan anak," tandasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP