Mega bakal maju jadi ketua umum PDIP lagi, Jokowi yang minta
Merdeka.com - Lembaga Survei Cyrus Network menggelar survei pada sejumlah responden. Hasilnya menunjukkan Presiden Joko Widodo sebagai sosok yang pantas menggantikan Megawati Soekarnoputri memimpin PDIP periode 2015-2020. Alasannya, publik menginginkan tokoh muda yang menjadi nahkoda partai pemenang pemilu legislatif 2014 itu.
Menanggapi hal tersebut, Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari menyebut Jokowi tidak akan bersedia maju sebagai Ketua Umum PDIP. Menurutnya, Jokowi malah mendukung Megawati kembali menduduki posisi Ketua Umum.
"Ibu Mega maju lagi ya diminta Jokowi. Jokowi bilang butuh persatuan dan dukungan dari ibu untuk 5 tahun ke depan. Siapa yang bisa bikin solid PDIP kalau bukan Ibu Mega?" Kata Eva saat diskusi dengan Cyrus Network tentang regenerasi kepemimpinan partai politik di Restoran D'Consulate, Jakarta Pusat, Senin (15/12).
Menurut Eva, alasan lain Jokowi tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum PDIP dikarenakan dia tidak ingin merangkap dua jabatan penting.
"Jokowi kan Presiden, dia enggak mau punya jabatan double. Saya ragukan keinginan publik itu akan tercapai," tegas Eva.
Sebelumnya, lembaga survei Cyrus Network menempatkan nama Jokowi sebagai sosok yang pantas menjadi Ketua Umum PDIP. Dia meraih dukungan dari publik sebesar 26 persen, di urutan kedua ada nama Puan Maharani yang memperoleh dukungan sebesar 18 persen. Peringkat buncit ditempati oleh Mega yang hanya mendapatkan dukungan 16 persen dari publik. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya