Mbah Moen Perjuangkan dan Mengajarkan Toleransi dalam Berbangsa
Merdeka.com - Umat Kristiani yang terhimpun dalam Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), ikut merasa kehilangan sosok kiai sepuh Maimun Zubair alias Mbah Moen. Mbah Moen meninggal, Selasa pukul 04.17 waktu Arab Saudi saat menjalankan ibadah haji di Makkah.
"Saya rasa kepergian Mbah Moen tidak hanya dirasakan saudara kita yang muslim, dan juga umat Kristiani," ujar Ketua Umum GAMKI Michael Wattimena Michael kepada wartawa, Kamis (8/8).
"Banyak hal yang kita rasakan dalam perjuangan dari Mbah Moen dalam mengajarkan dan membangun toleransi dalam berbangsa," jelas Michael.
Anggota DPR RI asal dapil Papua Barat ini mengatakan, Kiai Maimun adalah tokoh toleransi dan pemersatu umat di Indonesia. Ia selalu memperjuangkan persatuan dan persaudaraan sebagai nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Atas rasa kehilangan sosok Mbah Moen, kata Michael, GAMKI telah melalukan doa bersama. Michael berharap bangsa Indonesia banyak melahirkan sosok seperti Kiai Maimun.
"Yang kita ketahui bagaimana bijaksana dalam toleransi, mampu memahami dan menyatukan semua golongan dalam bingkai persaudaraan bangsa Indonesia," imbuh Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya