Max Sopacua: Ada gap kader tua dan muda di Demokrat
Merdeka.com - Wakil Ketua Partai Demokrat Max Sopacua ikut menanggapi soal prahara yang sedang menerpa partainya. Dia mengatakan, turunnya suara Demokrat di survei sudah membuktikan kurang sinerginya golongan tua dan muda di internal partai.
"Yang muda itu kan terima bersih, jadi sifat arogansi. Yang masukan dorongan ancam untuk pecat menteri itu kan tidak wajar dilakukan orang-orang partai, itu urusan prerogatif presiden. Memang sebagai anggota Partai Demokrat dia punya hak untuk bicara, jadi gejolak di bawah harus ditata," kata Max saat dihubungi, Jumat (8/2).
Menurut Max, memang persoalan internal Demokrat harus cepat diselesaikan. Harus ada sebuah inisiatif untuk melakukan perbaikan menyeluruh, harus ada hubungan baik antara generasi tua dan muda.
"Jangan sampai dikotomi tua, yang muda terpaksa jalan terus. Harus dikolaborasi," kata Max.
Memang, lanjutnya, golongan tua merupakan pihak yang berjasa kepada Partai Demokrat, seperti Ketua Dewan Pembina partai Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, golongan muda sebagai penerus, juga memiliki peran strategis membawa partai.
"Partai ini terpuruk karena persoalan manusianya. Manusianya belum bisa hubungan indah yang dulunya simpatisan," terangnya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya