Masuk timses Prabowo-Sandi, Dahnil klaim sudah diskusi dengan PP Muhammadiyah
Merdeka.com - Koalisi Indonesia Adil Makmur telah merampungkan struktur tim kampanye. Sejumlah tokoh diajak masuk ke tim kampanye, mulai ulama dari GNPF, Persaudaraan Alumni 212 sampai Muhammadiyah.
Dari Muhammadiyah, nama Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simandjuntak disebut telah masuk dalam struktur. Bahkan, Dahnil akan menjalankan tugas sebagai Koordinator Juru Bicara. Dahnil membenarkan kabar tersebut.
"Saya memutuskan untuk menerima ajakan Pak Prabowo Subianto dan Mas Sandi S Uno untuk bersedia menjadi Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi," kata Dahnil dalam keterangannya kepada merdeka.com, Kamis (20/9).
Dahnil mengatakan keputusannya merapat ke kubu Prabowo-Sandi telah dikonsultasikan kepada pihak keluarga dan pengurus Muhammadiyah.
"Setelah melalui istikhoroh berdoa minta petunjuk Allah SWT dan berdiskusi Panjang dengan keluarga, sahabat dan para senior di Muhammadiyah dan di luar Muhammadiyah," terangnya.
Karena namanya masuk dalam tim kampanye, Dahnil memutuskan mundur sebagai ASN agar bisa fokus kampanye. Selain itu, dia menyadari ASN dituntut untuk tetap netral selama Pilpres 2019 sehingga lebih elok jika mundur.
Saat ini, Dahnil diketahui berstatus sebagai Dosen tetap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.
"Terkait dengan Ijtihad pribadi saya tersebut, tentu berdampak pada status saya sebagai Dosen Tetap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten yang mensyaratkan ASN harus netral, maka saya akan mengundurkan diri sebagai ASN di Untirta," ungkap Dahnil.
Dahnil berharap keputusannya berpolitik ini bisa membawa kebaikan bagi negara. "Semoga Ijtihad saya ini membawa kebaikan untuk bangsa dan negara," tandasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya