Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Massa Agus-Sylvi jadi penentu angka golput di putaran kedua

Massa Agus-Sylvi jadi penentu angka golput di putaran kedua Agus-Sylvi di Tebet. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Angka pemilih golongan putih (golput) pada Pilgub DKI Jakarta pada 15 Februari lalu mencapai 1,6 juta suara atau sekitar 23 persen dari pemilih DPT. Pilgub DKI yang dipastikan dua putaran ini pun memiliki perkerjaan rumah dalam mengantisipasi meningkatnya angka pemilih golput pada putaran kedua.

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz menilai, arah dukungan partai pengusung Agus Sylvi menjadi penentu meningkatnya angka pemilih golput di Jakarta. Meski hingga kini 4 parpol pendukung paslon nomor urut 1 yakni Demokrat, PPP, PAN dan PKB belum menentukan akan merapatkan barisan ke paslon Basuki Djarot atau Paslon Anies Sandi.

"Sikap parpol pendukung terhadap putaran kedua akan berlabuh atau tidak menentukan naik turunnya angka golput," kata Masykurudin di Jakarta, Sabtu (18/2).

Masykurudin menuturkan, bila dua paslon yang lolos masuk ke putaran kedua tak mampu menarik perhatian pendukung Agus Sylvi, maka kemungkinan penambahan angka pemilih golput akan bertambah. Meskipun dari hasil real count rekapitulasi yang dilakukan KPU DKI menunjukkan pemilih Agus Sylvi hanya 936.609 suara atau sekitar 17,05 persen.

"Dari pendukung Agus Sylvi bisa terprovokasi menjadi pemilih golput. Makanya mereka butuh daya tarik yang kuat untuk bisa berpindah pilihan. Kalau enggak ada yang bisa menarik ya akan menjadi pemilih golput," terang Masykurudin.

Sikap politik dari 4 parpol pendukung paslon Agus Sylvi juga menjadi penentu bertambah atau berkurangnya pemilih golput. Pasalnya bagi kader partai mau tak mau pasti akan mengikuti suara pimpinan partainya. Sehingga parpol juga berperan dalam menekan angka pemilih golput pada putaran kedua yakni 19 April 2017.

"Relevansi parpol mendukung paslon yang ada. Kalau parpol mendukung salah satu calon maka kuat kemungkinan akan menggiring massa untuk berpindah paslon. Namun bila tak ada sikap dari parpol pemilih Agus Sylvi untuk terdorong ke pemilih golput juga berpeluang," terangnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP