Masih kader Golkar, JK atau Luhut boleh maju ketua umum
Merdeka.com - Aburizal Bakrie memutuskan tidak akan maju lagi dalam pertarungan calon ketua umum Partai Golkar. Dia juga mengajak Agung Laksono tidak maju lagi sebagai kandidat ketua umum dan memberikan jalan pada kader muda partai berlambang pohon beringin tersebut.
Anggota Fraksi Golkar DPR Adies Kadir menuturkan, siapapun kader Golkar berhak mencalonkan diri. Tidak hanya kader muda, tapi tokoh senior pun bisa ikut bertarung dalam bursa calon ketua umum. Termasuk Menkopolhukam Luhut Pandjaitan atau Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Bisa, dia (Luhut Binsar Pandjaitan) masih kader Golkar kok. JK boleh, Tommy (Soeharto) boleh, mereka masih kader Golkar," kata Adies Kadir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1).
Menurutnya, siapapun yang maju sebagai ketua umum harus bisa mengembalikan kondisi partai seperti semula, sebelum konflik dualisme kepemimpinan. Namun dia tidak ingin berspekulasi calon kuat yang bakal didukung kader Golkar.
"Di Golkar itu bisa menentukan ketika hari H munas. Begitu pembukaan kita baru bisa lihat petanya. Kalau sekarang masih cair," ucapnya.
Sebelumnya, Adies mengatakan, banyak nama yang telah disebut-sebut sebagai calon ketum baru. Tentunya, kata dia, dari banyaknya kader dengan kapasitas bisa memimpin akan digodok menjelang hari pemilihan.
Pada kesempatan penutupan Rapimnas, Aburizal Bakrie mengatakan jika ketua umum Golkar harus memiliki kemampuan finansial yang kuat. Dari calon yang telah disebutkan di atas, diakui Adies, calon ketua umum juga harus mempunyai kemampuan modal yang kuat. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya