Marzuki Alie soal Kisruh Demokrat: SBY 2013 Jadi Ketum Melalui KLB, Apakah Haram?
Merdeka.com - Kisruh isu kudeta Partai Demokrat menyeret nama Marzuki Alie. Mantan Sekjen Partai Demokrat, Marzuki Alie menilai Kongres Luar Biasa (KLB) diperkenankan sepanjang memenuhi persyaratan.
Meski begitu, Marzuki tidak menyatakan setuju atau tidak bahwa Demokrat mesti menggelar KLB untuk mengganti kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, hal itu adalah hak pemilik suara partai yaitu pengurus DPD maupun DPC.
"Kongres Luar Biasa diperkenankan, itu konstitusional, mana ada yang ilegal sepanjang memenuhi persyaratan," katanya lewat video youtube, Sabtu (27/2).
Marzuki kemudian menyinggung KLB pernah dilakukan hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketum. Sehingga, kata dia, KLB diatur dalam AD/ART Demokrat.
"Pak SBY 2013 kan jadi ketua umum melalui KLB, apakah itu haram? enggak kan. Karena itu diatur dalam anggaran dasar dan rumah tangga," ujar eks Ketua DPR ini.
Lebih lanjut, Marzuki mengungkap, bahwa dirinya kerap dibentur-benturkan oleh SBY oleh pihak-pihak di internal partai. Padahal, kata dia, ketika ada kader ingin maju jadi ketum merupakan sikap demokrasi.
"Dari dulu kan memang saya dihadap-hadapkan, sehingga saya seolah-olah SBY menganggap saya musuh," ucapnya.
"Padahal saya itu maju misalnya sebagai kader ingin maju sebagai ketua umum itu kan demokrasi di internal, kalau ada musyawarah mufakat itulah Pancasila," tandas dia.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya