Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ma'ruf Amin: Pertahanan Indonesia Kuat, Cuma Belum Super

Ma'ruf Amin: Pertahanan Indonesia Kuat, Cuma Belum Super Maruf Amin tiba di lokasi debat keempat Pilpres 2019. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bahwa pertahanan Indonesia lemah. Dia menegaskan, pertahanan Indonesia sudah kuat.

"Saya kira pertahanan kita tidak lemah, kuat, cuma belum super. Gitu loh," katanya usai menghadiri Kampanye Akbar Jakarta Bersatu di Lapangan Parkir Timur Senayan, Minggu (31/3).

Selama menjabat sebagai Presiden, mantan Rais Aam PBNU ini menekankan, Jokowi telah berupaya mengoptimalkan pertahanan Indonesia. Hal itu dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta itu hingga saat ini dan lima tahun ke depan.

Ma'ruf menambahkan, kekuatan pertahanan Indonesia tidak bisa digapai dalam waktu singkat, perlu melalui tahapan yang panjang dan waktu cukup lama.

"Itu yang dilakukan Pak Jokowi untuk terus memperkuat pertahanan," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Ma'ruf Amin juga memuji Jokowi yang tidak terprovokasi dalam debat capres ke empat. Menurut Ma’ruf Amin, Jokowi sangat tenang sehingga mampu menjelaskan seluruh programnya dengan baik dan jelas kepada publik.

"Pak Jokowi tenang sehingga bisa menjelaskan dengan runtut program-program yang rasional, tidak meledak-ledak, tidak lompat-lompat. Memang membangun itu harus ada tahapan-tahapannya," pungkasnya.

Dalam debat capres ke empat yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3) malam, Prabowo menyinggung pertahanan Indonesia lemah sebanyak tiga kali.

"Di bidang pertahanan keamanan, kita terlalu lemah. Anggaran kita terlalu kecil. Ini akan kita perbaiki," kata Prabowo.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP