Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mardiono: Saya Merasa Terpanggil Maju Caketum PPP

Mardiono: Saya Merasa Terpanggil Maju Caketum PPP PPP putuskan Muktamar IX dipercepat. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Politikus PPP Mardiono mengakui didorong kader dan pengurus tingkat pusat dan daerah untuk maju sebagai bakal calon ketua umum pada Muktamar IX. Mardiono mengklaim suara dukungan daerah itu mencapai 50 persen.

"Secara langsung saya mendeklarasikan caketum memang belum, namun karena banyak para kader baik dari tingkat pusat, wilayah atau cabang maka saya merasa terpanggil untuk memenuhi keinginan itu," ujar Mardiono saat dihubungi, Jumat (30/10).

Namun, Mardiono belum mendeklarasikan diri akan maju di Muktamar IX karena masih mempertimbangkan animo suara dorongan tersebut.

"Saya belum menyatakan untuk 100 persen saya mencalonkan diri tapi saya masih melihat animo pemegang kedaulatan dalam partai ini yang memberikan dukungan saya, apakah itu merupakan satu dukungan yang menjadi keinginan organisasi apakah itu pribadi-pribadi saja. Saya masih melakukan penelaahan," kata Mardiono.

Dia mengatakan, Muktamar IX ini harus menjadi ajang konsolidasi bagi PPP untuk agenda lima tahun ke depan.

"Saya sebagai kader partai tentu saya harus ikut menjaga agar Muktamar kali ini sukses konsolidasi nasional karena tujuan muktamar tidak semata perebutan ketua umum," kata Mardiono.

Mardiono sampai hari ini masih menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Undang-undang melarang rangkap jabatan struktural di partai untuk duduk di kursi Wantimpres.

Mardiono mengatakan, untuk pencalonan masih diperbolehkan tetap menjabat sebagai Wantimpres. Namun, dia akan mundur jika terpilih sebagai ketua umum.

"Kalau baru sebatas pencalonan saya masih boleh dan kalau tidak salah setelah 6 bulan saya terpilih harus mengundurkan diri," ucapnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP